Ngawuuuurrrr……..

12 Dec

Yakk. Ini ada sebuah cerita, tapi ga kayak cerita juga. Agak-agak maksa gimana gitu. Tapi yasudahlah dibaca saja yaaa..

Jadi.. Ada seorang bernama Muhammad yang tugasnya itu menjaga Ratu, istri dari atasannya si Muhammad yang namanya Isaac Newton. Si Isaac Newton nyuruh Muhammad untuk menjaga Ratu selama ia bertapa di gua. Ngapain kira2 ya dia di Gua? Yaa jadi Ratu itu bertapa bersama Jesus Christ untuk mendapatkan kekuatan raga mereka. Selama di sana, ternyata si Budha lah yang menjaga tempat pertapaan mereka itu dari luar. Sungguh baik ya..

Kesemua personil yang telah disebutkan diatas haruslah berterima kasih pada si empunya kuasa disana, Confusius. Ia lah yang paling baik yang sudah mengajarkan mereka senam yang berguna untuk kelangsungan hidup mereka semua (ssst jangan bilang2 ya, ternyata Confusius udah mencuri gerakan senam itu dari St. Paul. Dia ngaku2 aja tuh punya dia).

Trus juga Tsai Lun menyumbangkan baju bekas yang diberikannya pada Johann Gutenberg untuk balapannya yang akan segera berlangsung. Ga hanya Tsai Lun, Christoper Colombus juga memberikan cemilan untuk mengganjal perut Gutenberg selama pertandingan. Wahh.. bayangin aja ya ada cemilan yang bisa dimakan di kala balapan. Konsen ga tuh ya?? Haha. Ternyata untuk menjaga konsentrasi, sesepuh dalam dunia mantra, Albert Einstein, udah menyiapkan bacaan2 doa agar si Gutenberg tetap menang kok. Curaaangg yahh..

So, beberapa hari kemudian muncullah si Louis Pasteur, lawan tanding Gutenberg, ke Bandung. Mau ngapain juga kurang jelas sih. Tapi yang jelas dia sebel banget karena di pintu tol masuk bandung alias Pasteur macet sekaleeee. Kekesalannya jadi dobel setelah tau ada si Galileo Galilei yang nyalip mobilnya Louis. Grrrrrrrr!!! Akhirnya dia memutuskan untuk berhenti dipinggir jalan, mengganjal perutnya yang sudah lapar dengan makan “Nasi Timbel ala Aristotle” dan direstoran itu, para pengunjung dan ia pun ditemani si pencerita fabel yang ternama, Euclid.

Setelah perjalanan cukup melelahkan, akhirnya tiba waktunya untuk mengecek mobil yang dikendarai. Di sebelah “MM – Moses Mebel” ada tukang tambal ban tuh. Wah Louis langsung memutuskan untuk nambal ban disana. Ternyata tambal ban itu kepunyaan sepupunya, Charles Darwin. Tapi sayangnya banyak orang mengantre dan antreannya berjubel termasuk Shih Huang Ti, pesohor di Bandung yang terkenal, ngantre disana.

Akhirnya setelah beberapa jam mengantre, tibalah giliran Louis. Ban nya kemps jadi harus diganti ban baru. Charles menyimpan ban kualitas bagus, berlabel Augustus Caesar. Wah Louis mah seneng2 aja ya dikasi ban bagus, apalagi kalo ga keluarin duit banyak. Ehhh ga taunya Louis ternyata dijebak. Waktu bannya mau dipasang, matanya dikasi sambel sama Nicolas Copernicus, anak buah Charles. Haduuuuuhh kasian ya Louis. Akhirnya dia berlarian untuk cari air buat membasuh si sambel itu. Lalu dia sampai di suatu tempat dan di sambut si penjaga disana. Kata Louis: “aku dimana?” jawab si penjaga, Lavoisier: “Kamu ada di wilayahku, jangan coba-coba kabul. Saya belkuasa disini, di dapul ini!” ternyata Lavoisiel cadel! Hahahahaha…..

Apa deh?? -_________-“

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: